Gadis Penjaja Kata

Gadis Penjaja Kata

Sebongkah kata, Tuan? Seuntai kalimat, Nona?

Yang kuinginkan hanyalah sedikit waktu sebagai gantinya. Kata-kataku bisa dipegang, dan, jika kau rela dituntun perlahan, akan membawamu ke alam keajaiban….

Bersediakah?

Ada dunia imaji yang terbentuk oleh kata. Berbeda-beda, tergantung bagaimana kau menyusun mereka. Dengan kata yang tepat, biasan cahaya fajar merekah di ufuk timur pegunungan. Dengan kata yang tepat, rintik gerimis hujan syahdu merinaikan penghantar tidur di luar jendela. Dengan kata yang tepat, cadar putih kabut turun di atas muka gunung. Langit terbuka. Semesta bernyanyi. Insan jatuh cinta.

Tentu saja, ada banyak kata bertebaran dalam ladang sanubari. Mari menuai diksi; ini musim panen fiksi. Benih-benih kosakata yang disemai dan dibiarkan berakar, kini menggoda dalam keranuman mereka.

Pilih yang mana, pilih yang mana? Perasaan dan imaji berseliweran, masing-masing memilih dan menimbang dengan seksama hingga ke akarnya, kata mana yang akan menjadi tumpangan terbaik untuk sampai kepadamu… lalu mereka akan menyerahkannya padaku.

Ini aku…

View original post 555 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s