Embun

Gadis Penjaja Kata

Aku mencintaimu seperti embun
Yang dalam hening menitis ke atas daun
Tak terlihat, tak teraba, tak terucap
Cinta yang membasuh hati untuk sekejap

Dan bila bersinar mentari pagi, merayap naik
Menggelitik kuntum-kuntum pudar nan letih
Kurela walau dengan airmata menitik
Menguap, lantas lenyap bagaikan buih

Dan kesejukan tanpa nama itu,
Lama setelahnya, tak jemu
Kuharap tetap tinggal dalam hatimu
Ini bukanlah kenangan cinta semu

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s